Janganlah “T” Walau bukan “Y”
Mengapa tak kau biarkan diriku mengambang di antara
“Ya atau Tidak”, itulah yang akan kudapat
Tapi selama masih angan ini melambung
Seluruh energi bangkit dan semangat menjalani roda kehidupan
Senang susah tertindih senyum yang bertengger di kelopakku
Jangan kau ucap “Tidak” meskipun kata “Ya” tak pernah
terlintas...
Diam, biarkan, mengalir
Walau Laut tak nampak
Aku takut kau dihampiri oleh lebah lain
Sehingga aku bertengger di sekelilingmu
Ketakutanku memuncak aku mencoba memberi pagar
Dan seakan status de facto aku ingin memilikimu
Ku rela kau tak melihatku dan mencampakkanku
Karena jawaban tak kuharapkan cepat datangnya
Hanya ku semacam tak rela kau dibelenggu duri selainku
Meskipun hayalanku hanya aku yang sempurna
Jangan-jangan kau putuskan melepaskanku
Walau mungkin aku tak mengertimu
Harapanku kau bisa mengertiku
Aduh-duh jangan-jangan...aku tak sanggup kau campakkan...
Campakkan selainku,,,walau mereka lebih dari segalaku
Memang tak pernah terukir kisah-kisah yang melegenda
Namun, hayalanku melebihi seluruh history tentang cinta
Memang belum ada selembar bahkan secarit tulisanku
tentang-mu
Tapi energi seluruhku karena alam-pikirku akanmu


0 komentar:
Posting Komentar